Selasa, 11 Juni 2013

berita terbaru tentang penyimpangan sosial pada remaja apa.y?

makalah kesehatan
 on Makalah Tentang Bahaya Rokok | Kumpulan Makalah � Alzeinsi
makalah kesehatan image






saya di suruh buat makalah min 7 lembar tentang penyimpangan sosial pada remaja , tapi harus berita terbaru kira kira apa.y ada yang tau mohon jawabanya


Answer
yaa misal nya pemakaian narkoba pada anak2 jaman skrg, trus ada yg sdh ngerokok, ngelem, minum minuman keras, dll. dan gara gara skrg hape serba murah dan canggih, anak2 jaman skrg jd malas belajar. mau nya sms an sm pacar nya atau sm teman nya, dan skrg jg bs internetan serba murah lewat hape. jd pendidikan di skolah jd menurun, ga kyak dulu. trus skrg bnyak makanan serba instan tp tdk terjamin kualitas buat kesehatan diri kita sendiri. yg menyebabkan skrg bnyk yg mudah terserang penyakit. yg ku tau sih itu aja. semoga membantu.

pemanfaatan gelombang cahaya dalam kehidupan sehari-hari?




Andreas


saya di suruh bikin makalah tentang pemanfaatan gelombang cahaya dalam kehidupan sehari-hari

dan saya kurang tau bahan materi tersebut



Answer
- solar cell (bisa buat kalkulator, mobil, atau di rumah2)
- buat jemur baju (pake cahaya matahari)
- untuk alat2 kecantikan seperti sinar UV untuk menghilangkan flek2 hitam di wajah, selulit, dll
- lampu dan alat penerangan lainnya
- alat rontgen
- fotosintesis
- kamera foto
-di bidang kedokteran salah satu manfaat gelombang cahaya digunakan untuk rontgen
-sebagai satuan jarak antar benda-benda langit
-sinar ultraviolet untuk menjaga kesehatan kulit(asalkan tidak terlalu panas)
-digunakan oleh tumbuhan dari energi cahaya menjadi energi kimia dalam proses sintesis makanan

tapi kayaknya salah room niyh,, coba tanya di kategori sains dan matematika>fisika...
mungkin lebih banyak yg bisa jawab.... :)

apa saja fungsi-funsi pendidikan itu?

Q. duh......
lagi2 ukhti mw ngrepotin ni.........
afwan bgt y sebelumnya.........

gini........
ukhti ada tugas pembuatan makalah yang mana makalah tersebut harus udah jadi hari kamis ini.
tapi ukhti cari2 bahan sampe sekarang blm ketemu......

tolong bantuan temen2 y........

apa yang dimaksud pendidikan?
apa pengertian FUNGSI PENDIDIKAN?
jelaskan tentang.......
a. Fungsi-Fungsi Pendidikan
b. Fungsi Pendidikan sebagai Transfer Budaya
c. Fungsi Pendidikan sebagai media untuk meningkatkan pretise
d. Fungsi Pendidikan untuk mempersiapkan tenaga pembangunan
e. Fungsi Pendidikan untuk memperoleh kemampuan dasar

tolong bantuan nya y..........
makasih buat temen-temen..........
uwh dah muter2 d www.wikipedia.org tapi ugak ketemu2.............
@yan makasih............
ada info lain g????
@cudit s
udah............malah jadi pusing Q.........ada info lain g???
@cudit s
udah............malah jadi pusing Q.........ada info lain g???
@cudit s
udah............malah jadi pusing Q.........ada info lain g???


Answer
Fungsi-Fungsi Pendidikan
PERTAMA, pendidikan adalah alat untuk perkembangan ekonomi dan bukan sekedar pertumbuhan ekonomi. Pada praksis manajemen pendidikan modern, salah satu dari lima fungsi pendidikan adalah fungsi teknis-ekonomis baik pada tataran individual hingga tataran global. Fungsi teknis-ekonomis merujuk pada kontribusi pendidikan untuk perkembangan ekonomi. Misalnya pendidikan dapat membantu siswa untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk hidup dan berkompetisi dalam ekonomi yang kompetitif. Secara umum terbukti bahwa semakin berpendidikan seseorang maka tingkat pendapatannya semakin baik. Hal ini dimungkinkan karena orang yang berpendidikan lebih produktif bila dibandingkan dengan yang tidak berpendidikan. Kondisi ini jelas terlihat dari penghasilan yang berbeda pada tiap tingkatan pendidikan yang berbeda. Produktivitas seseorang tersebut dikarenakan dimilikinya keterampilan teknis yang diperoleh dari pendidikan. Oleh karena itu salah satu tujuan yang harus dicapai oleh pendidikan adalah mengembangkan keterampilan hidup. Inilah sebenarnya arah kurikulum berbasis kompetensi, pendidikan life skill dan broad based education yang dikembangkan di Indonesia akhir-akhir ini.

Para penganut teori human capital berpendapat bahwa pendidikan adalah sebagai investasi sumber daya manusia yang memberi manfaat moneter ataupun non-moneter. Manfaat non-meneter dari pendidikan adalah diperolehnya kondisi kerja yang lebih baik, kepuasan kerja, efisiensi konsumsi, kepuasan menikmati masa pensiun dan manfaat hidup yang lebih lama karena peningkatan gizi dan kesehatan. Manfaat moneter adalah manfaat ekonomis yaitu berupa tambahan pendapatan seseorang yang telah menyelesaikan tingkat pendidikan tertentu dibandingkan dengan pendapatan lulusan pendidikan dibawahnya. (Walter W. McMahon dan Terry G. Geske, Financing Education: Overcoming Inefficiency and Inequity, USA: University of Illionis, 1982, h.121). Sumber daya manusia yang berpendidikan akan menjadi modal utama pembangunan nasional, terutama untuk perkembangan ekonomi. Semakin banyak orang yang berpendidikan maka semakin mudah bagi suatu negara untuk membangun bangsanya. Hal ini dikarenakan telah dikuasainya keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi oleh sumber daya manusianya sehingga pemerintah lebih mudah dalam menggerakkan pembangunan nasional.

KEDUA, investasi pendidikan memberikan nilai balik (rate of return) yang lebih tinggi dari pada investasi fisik di bidang lain. Nilai balik pendidikan adalah perbandingan antara total biaya yang dikeluarkan untuk membiayai pendidikan dengan total pendapatan yang akan diperoleh setelah seseorang lulus dan memasuki dunia kerja. Di negara-negara sedang berkembang umumnya menunjukkan nilai balik terhadap investasi pendidikan relatif lebih tinggi dari pada investasi modal fisik yaitu 20 % dibanding 15 %. Sementara itu di negara-negara maju nilai balik investasi pendidikan lebih rendah dibanding investasi modal fisik yaitu 9 % dibanding 13 %. Keadaan ini dapat dijelaskan bahwa dengan jumlah tenaga kerja terdidik yang terampil dan ahli di negara berkembang relatif lebih terbatas jumlahnya dibandingkan dengan kebutuhan sehingga tingkat upah lebih tinggi dan akan menyebabkan nilai balik terhadap pendidikan juga tinggi (Ace Suryadi, Pendidikan, Investasi SDM dan Pembangunan: Isu, Teori dan Aplikasi. Balai Pustaka: Jakarta, 1999, h.247).

Pilihan investasi pendidikan juga harus mempertimbangkan tingkatan pendidikan. Di Asia nilai balik sosial pendidikan dasar rata-rata sebesar 27 %, pendidikan menengah 15 %, dan pendidikan tinggi 13 %. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka manfaat sosialnya semakin kecil. Jelas sekali bahwa pendidikan dasar memberikan manfaat sosial yang paling besar diantara tingkat pendidikan lainnya. Melihat kenyataan ini maka struktur alokasi pembiayaan pendidikan harus direformasi. Pada tahun 1995/1996 misalnya, alokasi biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia untuk Sekolah Dasar Negeri per siswa paling kecil yaitu rata-rata hanya sekirat 18.000 rupiah per bulan, sementara itu biaya pendidikan per siswa di Perguruan Tinggi Negeri mendapat alokasi sebesar 66.000 rupiah per bulan. Dirjen Dikti, Satrio Sumantri Brojonegoro suatu ketika mengemukakan bahwa alokasi dana untuk pendidikan tinggi negeri 25 kali lipat dari pendidikan dasar. Hal ini menunjukkan bahwa biaya pendidikan yang lebih banyak dialokasikan pada pendidikan tinggi justru terjadi inefisiensi karena hanya menguntungkan individu dan kurang memberikan manfaat kepada masyarakat.

KETIGA, investasi dalam bidang pendidikan memiliki banyak fungsi selain fungsi teknis-ekonomis yaitu fungsi sosial-kemanusiaan, fungsi politis, fungsi budaya, dan fungsi kependidikan.
karna kepanjangan, kepotong jadinye



Ultrabook Terbaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar